Hukum Bermain Judi Togel Online Dalam Agama

Agen Togel Online – Hukum Bermain Judi Togel Online Dalam Agama – Banyak orang yang mengetahui hakikat togel dan beranggapan bahwa hanya permainan atau permainan saja yang diperbolehkan. Namun nyatanya adalah perjudian bawah tanah alias dark gambling yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Meski belakangan ini beberapa Agen Togel Online sudah mulai berani menghidupi taringnya.

Dalam beberapa kesempatan, beberapa orang telah meminta kami untuk menjelaskan bahaya dan hukum lotere untuk dunia dan akhirat seseorang, sehingga kami perlu mempengaruhi beberapa argumen tentang larangan perjudian.

Allah – Yang Mulia – berkata,

“Mereka bertanya tentang khamr (alkohol) dan judi. Katakanlah, “Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.” (Sura Al-Baqoroh: 219)

Al-Imam Muhammad bin Ali Ash-Syaukaniy Al-Yamaniy –rahimahullah- berkata,

Allah Subhanahu mengabarkan bahwa khomer (alkohol) dan judi walaupun ada manfaatnya, namun dosa yang akan menimpa pelakunya lebih banyak dari pada manfaatnya. Karena, tidak ada kebaikan yang bisa menandingi kerusakan pikiran yang ditimbulkannya. terjadi karena pengaruh khomer, maka darinya akan timbul pemandangan yang tak terjangkau.

Demikian pula tidak ada salahnya berjudi yang disamakan dengan bantuan berupa pertaruhan, mempertaruhkan diri pada resiko kemiskinan, menimbulkan berbagai macam permusuhan yang berujung pada pertumpahan darah dan pelanggaran kehormatan.”

Togel berisi madhorot yang sangat besar, baik untuk bandar judi dan penyalur kupon togel, maupun untuk pemain dan peserta togel. Madhorot untuk Agen Togel Online, dia telah menghadapi larangan Tuhan, karena dia memakan harta manusia dengan cara yang batil dan haram.

Apalagi dia adalah penyebab kekalahan lawannya, sehingga lawannya hancur, atau setidaknya kekayaannya berkurang, sehingga menimbulkan permusuhan dan kebencian antara dia dan orang-orang yang dipertaruhkannya.

Agen Togel Online juga punya cukup waktu, tenaga dan pikiran untuk hal-hal yang dilarang oleh Allah demi memperbesar perutnya dengan uang haram!!!

 

Nantinya mereka akan mendapatkan azab yang besar dan pedih. Tunggulah Hari Pembalasan di padang Mahsyar, ketika Allah Sang Raja dan Yang Berdaulat akan murka pada saat itu dengan murka; tidak pernah begitu marah, kecuali hari itu.

Pembaca yang budiman, adapun masyarakat umum yang menjadi lawan dan korban dari para saudagar jahat dan rakus ini, maka madhorot (bahaya dan kerugian) sangat jelas bagi orang yang berakal.

Togel dan saudara-saudaranya, jika ingin dipelajari dan dipelajari dari perspektif teori probabilitas, maka lotere harus merugikan masyarakat, yang merupakan kebalikan dari bandar judi jahat. Dalam kasus perjudian gaya togel dan saudara-saudaranya, semua nomor memiliki peluang yang sama untuk keluar.

Namun besarnya hadiah tidak sebanding dengan kecilnya peluang dan kemungkinan menang, yang artinya: sepanjang hidup bermain togel, permainan ini tidak akan memberikan keuntungan finansial, mengakibatkan keuntungan, kebangkrutan dan kebangkrutan.

Jadi, semakin banyak nomor yang ditempatkan di kupon lotre, semakin besar risiko kalah dan gagal memenangkan hadiah, karena nomor yang kita masukkan memiliki banyak kemungkinan; mungkin ini, mungkin itu, atau mungkin yang lain.

Bayangkan saja jika dua angka, maka kemungkinannya sangat banyak. Pada akhirnya, kita hanya imajinasi manusia dan memiliki banyak mimpi. Sementara keberuntungan (yaitu memenangkan hadiah) jauh dari pandangan mata. Seseorang yang berjudi melalui lotere, menghadapkan dirinya pada bahaya, kerugian dan.

Rasulullah – sallallahu ‘alayhi wasallam – baca,

“Anda tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain.” [SDM. Ibnu Majah dalam Sunan-nya (2341). Dikonfirmasi oleh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (no. 250)]

Al-Imam Ibn Daqiqil Eid – rahimahullah – berkata, “Ketahuilah, siapa yang mencelakakan (merugikan) saudaranya, maka sesungguhnya dia telah menganiayanya. Menjadi penindas adalah haram.”

Allah – Azza wa Jalla – berfirman,

“Dan belanjakanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu membinasakan dirimu, dan berbuat baiklah, karena Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Surat al-Baqoroh: 195)

Beberapa ahli tafsir menjelaskan bahwa Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk memberikan infaq untuk jihad fi sabilillah, karena infaq adalah ruh jihad. Jika Anda tidak menyumbang untuk jihad, itu akan menyebabkan kehancuran dan kekalahan bagi umat Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *